Waktu khusus bersama TUHAN setiap hari
"TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu."โ Mazmur 5:4
Supaya iman kita dapat terus bertumbuh di dalam TUHAN, kita perlu membina dan membangun hubungan yang erat dengan TUHAN melalui saat teduh. Saat teduh adalah waktu khusus yang kita sediakan setiap hari untuk bertemu dengan TUHAN, berbicara dengan-Nya dalam doa dan mendengarkan firman-Nya secara khusus. Waktu yang terbaik untuk melakukan saat teduh adalah pagi hari. Pada waktu pagi, kita belum disibukkan dengan berbagai kegiatan dan berbagai masalah.
"Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku."
"Firman-Mu adalah pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku."
"Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah."
"Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau."
TUHAN Yesus dan Daud adalah dua tokoh Alkitab yang memberikan suatu teladan untuk mencari kekuatan dan menikmati hubungan pribadi dengan TUHAN di waktu pagi (dini) hari.
Ia menunggu-nunggu dan menantikan TUHAN. Ia mengatur persembahan bagi TUHAN di waktu pagi dan berharap kepada-Nya.
"TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu."
Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke tempat yang sunyi untuk berdoa. Baru setelah itu Ia melakukan pekerjaan-Nya.
"Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana."
"Bertekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil mengucap syukur."
"Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana."
โ Markus 1:35
"Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya aku tahu memberikan jawab kepada orang yang letih lesu, Ia membangunkan aku setiap pagi, Ia membangunkan telingaku untuk mendengar seperti seorang murid."
"Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!"
"Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kamu ketahui."
"TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan."
"Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu."
Manfaat saat teduh dapat dirasakan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa di antaranya:
Tuliskanlah kembali Mazmur 5:4 berdasarkan hapalanmu: