๐ŸŒ™โœฆ
Pelajaran 11

Saat Teduh

Waktu khusus bersama TUHAN setiap hari

"TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu."
โ€” Mazmur 5:4

Supaya iman kita dapat terus bertumbuh di dalam TUHAN, kita perlu membina dan membangun hubungan yang erat dengan TUHAN melalui saat teduh. Saat teduh adalah waktu khusus yang kita sediakan setiap hari untuk bertemu dengan TUHAN, berbicara dengan-Nya dalam doa dan mendengarkan firman-Nya secara khusus. Waktu yang terbaik untuk melakukan saat teduh adalah pagi hari. Pada waktu pagi, kita belum disibukkan dengan berbagai kegiatan dan berbagai masalah.

A ยท Mengapa Kita Perlu Saat Teduh?

AMengapa Kita Perlu Saat Teduh?

Pertanyaan Renungan

  1. Yohanes 15:4
    ๐Ÿ“–
    Yohanes 15:4
    "Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku."
  2. Mazmur 119:105
    ๐Ÿ“–
    Mazmur 119:105
    "Firman-Mu adalah pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku."
  3. Yesaya 40:31
    ๐Ÿ“–
    Yesaya 40:31
    "Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah."
  4. Mazmur 119:11
    ๐Ÿ“–
    Mazmur 119:11
    "Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau."

TUHAN Yesus dan Daud adalah dua tokoh Alkitab yang memberikan suatu teladan untuk mencari kekuatan dan menikmati hubungan pribadi dengan TUHAN di waktu pagi (dini) hari.

๐Ÿ‘‘ Daud

Ia menunggu-nunggu dan menantikan TUHAN. Ia mengatur persembahan bagi TUHAN di waktu pagi dan berharap kepada-Nya.

Mazmur 5:4
"TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu."

โœฆ Yesus

Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke tempat yang sunyi untuk berdoa. Baru setelah itu Ia melakukan pekerjaan-Nya.

Markus 1:35
"Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana."
B ยท Bagaimana Bersaat Teduh?

BBagaimana Bersaat Teduh?

  1. Tetapkan waktu dan setia melakukannya. Mulailah dengan menetapkan sejumlah waktu di pagi hari. Anda dapat memulai dengan waktu yang tidak terlalu lama, misalnya 10 menit.
  2. Mulailah dengan doa. Mintalah kekuatan TUHAN sebelum membaca firman-Nya.
    Kolose 4:2
    "Bertekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil mengucap syukur."
  3. Baca firman TUHAN secara berurutan. Bacalah bagian yang sudah dijadwalkan secara berurutan โ€” tidak loncat sana loncat sini โ€” untuk suatu periode, misalnya selama bulan ini dari Injil Yohanes.
  4. Renungkan firman yang dibaca. Tanyakan pada diri sendiri:
    • Adakah perintah TUHAN untuk saya terapkan?
    • Apakah hidup saya sudah berkenan kepada-Nya?
    • Langkah praktis apa yang dapat saya ambil untuk melakukan perintah tersebut?
    • Apakah tabiat atau sifat Allah yang baru saya ketahui dari bacaan hari ini?
    • Adakah contoh, teladan atau nasihat yang dapat saya terapkan juga dalam hidup saya?
  5. Catat hal-hal yang berkesan. Adalah baik dan perlu sekali bagi kita untuk mencatat setiap hal yang menurut kita paling menarik dan berkesan untuk kehidupan rohani kita, agar kita dapat mengingatnya sampai kemudian hari.
  6. Tutup dengan doa syukur. Mintalah Roh Kudus untuk terus mengingatkan kita dan membuka lebih dalam lagi firman TUHAN di sepanjang hari itu. Jangan lupa mengucap syukur untuk setiap hal yang TUHAN nyatakan dalam saat teduh tadi.
  7. Hapalkan ayat yang berkesan. Bila ada ayat yang begitu berkesan, catat dan coba hapalkan ayat firman TUHAN itu di sepanjang hari.
"Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana."
โ€” Markus 1:35
C ยท Apakah Manfaat Saat Teduh?

CApakah Manfaat Saat Teduh?

Pertanyaan Renungan

  1. Yesaya 50:4
    ๐Ÿ“–
    Yesaya 50:4
    "Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya aku tahu memberikan jawab kepada orang yang letih lesu, Ia membangunkan aku setiap pagi, Ia membangunkan telingaku untuk mendengar seperti seorang murid."
  2. Ratapan 3:22-23
    ๐Ÿ“–
    Ratapan 3:22-23
    "Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!"
  3. Yeremia 33:3
    ๐Ÿ“–
    Yeremia 33:3
    "Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kamu ketahui."
  4. Mazmur 145:18; Yakobus 4:8a
    ๐Ÿ“–
    Mazmur 145:18
    "TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan."
    ๐Ÿ“–
    Yakobus 4:8a
    "Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu."
  5. Tuliskan manfaat lainnya yang Anda alami sendiri.

Manfaat saat teduh dapat dirasakan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa di antaranya:

Penerapan

โœฆ Penerapan

  1. Sudahkah Anda menyediakan waktu untuk bertemu dengan TUHAN dalam doa dan pembacaan firman dengan teratur setiap hari?
  2. Apakah Anda merasakan manfaatnya?
  3. Sudahkah Anda menaati/melakukan apa yang difirmankan-Nya?

Tuliskanlah kembali Mazmur 5:4 berdasarkan hapalanmu: