Bacalah terlebih dahulu Kisah Para Rasul 8, 10, dan 16.
"Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum."Markus 16:16
Baptisan air bukan sekadar suatu upacara peresmian untuk menjadi orang Kristen. Baptisan air merupakan pernyataan iman yang tidak bisa dipisahkan dari langkah pertobatan. Yesus sendiri berkata, "Siapa percaya dan dibaptis akan diselamatkan."
Langkah yang TUHAN ajarkan adalah: Percaya dulu kemudian Dibaptis. Percaya kepada Kristus menimbulkan perubahan di dalam hati, sedangkan tindakan memberi diri untuk dibaptis adalah tindakan lahiriah yang menunjukkan ketaatan pada perintah-Nya.
"Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: 'Biarlah hal ini terjadi dahulu, sebab demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah.' Dan Yohanespun menuruti-Nya."
"Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,"
"lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: 'Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.'"
Semua orang percaya harus dibaptis dengan air karena itulah kebenaran TUHAN yang harus digenapkan dalam kehidupan kita. Namun ada dua persyaratan yang harus dipenuhi terlebih dahulu sebelum seseorang boleh dibaptis:
Percaya bahwa Yesus adalah TUHAN
Bertobat dari dosa-dosanya
"Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,"
"Jawab Petrus kepada mereka: 'Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.'"
"Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum."
"Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa."
"Tetapi sekarang mereka percaya kepada Filipus yang memberitakan Injil tentang Kerajaan Allah dan tentang nama Yesus Kristus, dan mereka memberi diri mereka dibaptis, baik laki-laki maupun perempuan."
"Jawab Filipus: 'Jika tuan percaya dengan segenap hati, boleh.' Jawabnya: 'Aku percaya, bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah.'"
"Lalu mereka memberitakan firman Tuhan kepadanya dan kepada semua orang yang ada di rumahnya. Pada jam itu juga kepala penjara itu membawa mereka dan membasuh bilur-bilur mereka; ia pun dibaptis bersama-sama dengan seisi rumahnya dengan segera."
"Kata Paulus: 'Baptisan Yohanes adalah pembaptisan orang yang telah bertobat, dan ia berkata kepada orang banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang kemudian dari padanya, yaitu Yesus.' Ketika mereka mendengar hal itu, mereka memberi diri mereka dibaptis dalam nama Tuhan Yesus."
"Ketika Petrus sedang berkata demikian, turunlah Roh Kudus ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu. Dan semua orang percaya dari golongan bersunat yang menyertai Petrus, tercengang-cengang, karena karunia Roh Kudus dicurahkan ke atas bangsa-bangsa lain juga, sebab mereka mendengar orang-orang itu berkata-kata dalam bahasa roh dan memuliakan Allah. Lalu kata Petrus: 'Bolehkah orang mencegah untuk membaptis orang-orang ini dengan air, sedangkan mereka telah menerima Roh Kudus sama seperti kita?' Ia memerintahkan supaya mereka dibaptis dalam nama Yesus Kristus. Kemudian mereka meminta Petrus untuk tinggal beberapa hari lagi."
Menyatakan bahwa kita tidak ada hubungan lagi dengan dunia ini.
"Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya? Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru."
Menyatakan kepada gereja sebagai tubuh Kristus bahwa kita adalah bagian darinya.
Menyatakan kepada sorga bahwa kita percaya akan kematian dan kebangkitan Yesus.
"Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;"
Menyatakan kepada neraka/iblis bahwa kita telah selesai dengannya dan berpindah kepada pihak TUHAN.
Alkitab hanya mencatat satu macam cara pembaptisan, yaitu dengan cara ditenggelamkan ke dalam air. Kata baptis dalam bahasa aslinya (bahasa Gerika) adalah baptizo yang berarti ditenggelamkan.
"Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,"
"Lalu keduanya turun ke dalam air, baik Filipus maupun sida-sida itu, dan Filipus membaptis dia. Dan setelah mereka keluar dari air, Roh Tuhan tiba-tiba melarikan Filipus dan sida-sida itu tidak melihatnya lagi. Ia meneruskan perjalanannya dengan sukacita."
Baptisan air bukan sekadar upacara simbolik. Di dalam baptisan air ada kuasa TUHAN yang sangat besar manfaatnya untuk pertumbuhan rohani kita. Menyerahkan diri untuk dibaptis menunjukkan ketaatan pada kehendak-Nya β dan ketaatan inilah yang mengundang kuasa TUHAN untuk bekerja dalam hidup kita.
"Pada waktu Ia mati, tabiat saudara yang lama, yang cenderung kepada dosa, dikuburkan bersama dengan Dia oleh baptisan, dan ketika Allah Bapa menghidupkan-Nya lagi dengan kekuasaan-Nya yang mulia, saudara dapat menikmati hidup-Nya yang baru dan yang menakjubkan itu."
Roma 6:2-4 (FAYH)
a. Roma 6:4
"Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru."
b. Kolose 2:11-12
"Dalam Dia kamu telah disunat, bukan dengan sunat yang dilakukan oleh manusia, tetapi dengan sunat Kristus, yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa, karena kamu dikuburkan bersama-sama dengan Dia dalam baptisan, dan dalam Dia kamu turut dibangkitkan juga oleh kepercayaanmu kepada kerja kuasa Allah, yang telah membangkitkan Dia dari orang mati."
c. 1 Petrus 3:21
"Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan β maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah β oleh kebangkitan Yesus Kristus,"
d. Bagaimanakah perasaan sida-sida Etiopia setelah ia dibaptis? (Kisah Para Rasul 8:39)
"β¦sida-sida itu tidak melihatnya lagi. Ia meneruskan perjalanannya dengan sukacita."
"Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus. Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus."
"Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkanβ¦"