Pelajaran 2

Jaminan
Pengampunan

Belajar mengaku dosa & memahami janji Allah

2
Firman Tuhan

Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.

1 Yohanes 1:9

Mata-Mu terlalu suci untuk melihat kejahatan dan Engkau tidak dapat memandang kelaliman…

Habakuk 1:13
Status Baru dalam Kristus

Keselamatan yang kita terima memberikan kita status baru sebagai orang yang dibenarkan di hadapan TUHAN. Tidak ada lagi penghukuman bagi mereka yang ada dalam Kristus (Roma 8:1).

Menjadi orang yang dibenarkan bukan berarti Allah mengizinkan kita untuk berbuat dosa. Allah yang telah menyelamatkan kita adalah Allah yang kudus — Ia tidak dapat mengizinkan dosa berada di hadapan-Nya.

Dalam proses belajar mengenal kehendak TUHAN, Roh Kudus dapat mengingatkan kita akan pelanggaran yang kita lakukan. Hal tersebut harus kita akui sebagai suatu kesalahan atau dosa di hadapan TUHAN — sebagai seorang anak kepada Bapa, bukan sebagai terdakwa yang akan dijatuhi hukuman.

📖

Renungkan 1 Yohanes 1:9

"Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan."
A

Mengaku Dosa

1

Jika Anda berbuat dosa, apa yang Allah ingin supaya Anda lakukan?

2

Apa artinya mengaku dosa?

Begitu kita sadar bahwa kita telah berbuat dosa, segera akui dosa-dosa itu — jangan menunda-nunda lagi. TUHAN berjanji bahwa jika kita mengaku dosa kita, Ia adalah setia dan adil sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita.

Hal yang dapat kita lakukan apabila melakukan kesalahan di hadapan TUHAN:

1

Murnikan hati kita dengan darah Yesus (Ibrani 9:14).

"…betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup."
2

Deklarasikan bahwa Yesus telah menanggung semua penghukuman atas dosa kita (Yakobus 4:7).

"Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu!"
3

Memuji dan bersyukur kepada Allah atas pengampunan yang sudah TUHAN berikan melalui karya Yesus di atas kayu salib (Matius 21:16; Yakobus 4:7).

Matius 21:16 — "…'Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu Engkau telah menyediakan puji-pujian.'" | Yakobus 4:7 — "Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu!"
4

Berhenti melakukan kesalahan lagi dengan hidup dalam ketaatan.

💡

Pengakuan dosa seharusnya membuat kita belajar dari kesalahan sehingga tidak melakukan kesalahan yang sama di waktu yang akan datang.

B

Sifat Allah: Setia dan Adil

1

Bagaimana sifat Allah dilukiskan dalam Mazmur 86:5?

"Sebab Engkau, ya Tuhan, baik dan suka mengampuni dan berlimpah kasih setia bagi semua orang yang berseru kepada-Mu."
2

Berdasarkan hal apa Anda diampuni?

Efesus 1:7

"Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya."
3

Apakah yang dikemukakan Ibrani 10:12 mengenai pengorbanan Yesus?

"Tetapi Ia, setelah mempersembahkan hanya satu korban saja karena dosa, Ia duduk untuk selama-lamanya di sebelah kanan Allah."
4

Anda telah mengalami pengampunan Allah. Bagaimana seharusnya sikap Anda terhadap orang lain?

Efesus 4:32

"Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu."
5

Bolehkah kita tetap hidup dalam dosa oleh karena Allah pasti mengampuni kita? Mengapa?

Roma 8:1-2; Galatia 6:7

Roma 8:1-2 — "Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut." | Galatia 6:7 — "Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya."
C

Janji Allah: Mengampuni dan Menyucikan

Adalah suatu kebodohan bila Anda merasa bersalah terus menerus untuk dosa yang sudah diakui. Mengapa?

Ibrani 10:17

"…dan Aku tidak lagi mengingat dosa-dosa dan kesalahan mereka."

"…dan Aku tidak lagi mengingat dosa-dosa dan kesalahan mereka."

Ibrani 10:17

Hal untuk direnungkan: Dosa yang kita lakukan memiliki konsekuensi yang serius terhadap jiwa dan tubuh kita (sekalipun roh kita sudah diperbaharui). Jika kita tidak taat, ada 3 penghukuman yang terjadi:

  • Penghukuman iblis — ketidaktaatan memberi iblis jalan masuk dalam hidup kita (Ibrani 2:14; 1 Timotius 3:6).
    Ibrani 2:14 — "Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut." | 1 Timotius 3:6 — "…jangan juga orang yang baru bertobat, agar ia jangan menjadi sombong dan kena hukuman Iblis."
  • Penghukuman dari institusi manusia — atasan, sistem hukum, keluarga, dan pemerintahan (Roma 13:2).
    Roma 13:2 — "Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya."
  • Hati nurani yang menuduh — memberikan efek yang menghancurkan iman (1 Timotius 1:19).
    1 Timotius 1:19 — "…sambil tetap memiliki iman dan hati nurani yang murni. Beberapa orang telah menolak hati nuraninya itu, dan karena itu kandaslah iman mereka."
1 Yohanes 1:9

Coba Anda mengingat-ingat sejenak apakah Anda telah melakukan suatu dosa yang belum Anda akui di hadapan TUHAN? Kalau ada, akuilah segera di hadapan Allah dan ucapkan syukur atas pengampunan-Nya.

Sudahkah Allah mengampuni dan melupakan dosa Anda itu?