Apakah waktu itu? Sesuatu yang sangat dekat berhubungan dengan kehidupan kita. Senantiasa kita berhubungan dengan waktu tetapi pernahkah Anda merenungkan lebih dalam lagi hakikat dari waktu itu? Ada peribahasa mengatakan Waktu adalah Uang (Time is Money) tetapi apakah memang benar demikian? Pernahkah Anda merenungkan bahwa waktu bukanlah uang, waktu lebih dari uang.
Ada perbedaan yang sangat penting yang membuat kita mau tidak mau menyadari bahwa waktu lebih berharga dari uang, untuk itu cobalah Anda mengisi perbedaan berikut:
| WAKTU | UANG |
|---|---|
| 1. | Waktu tidak dapat disimpan/ditabung bila kita kelebihan waktu |
| Uang dapat ditabung/disimpan bila kita tidak ingin menggunakannya | |
| 2. | Setiap orang memiliki waktu yang sama yaitu 24 jam sehari |
| Setiap orang memiliki jumlah uang yang berbeda. | |
| 3. | Hanya ada dua pilihan penggunaan waktu: digunakan atau disia-siakan |
| Banyak pilihan untuk menggunakan uang. | |
| 4. | Bila waktu kita habis (meninggal) tidak ada satu usaha pun bisa menambahkannya. |
| Bila uang kita habis kita bisa bekerja keras untuk mendapatkan kembali | |
| 5. | (Isi sendiri) |
| (Isi sendiri) | |
| 6. | (Isi sendiri) |
| (Isi sendiri) | |
| 7. | (Isi sendiri) |
| (Isi sendiri) | |
| 8. | (Isi sendiri) |
| (Isi sendiri) |
Ketika kita mulai merenungkan lebih dalam lagi kita akan mengerti mengapa pemazmur menyatakan kata-kata seperti dalam ayat hafalan di atas (Mazmur 90:9-12). Waktu adalah anugrah kesempatan yang sangat berharga dari TUHAN untuk kehidupan manusia. Seringkali manusia tidak menyadarinya karena waktu adalah sesuatu yang tidak kelihatan tetapi waktulah yang setia menyertai kehidupan kita. Apakah kehidupan kita diisi oleh peristiwa-peristiwa rutin yang membosankan? Apakah Anda merasa bahwa saudara senantiasa dikejar-kejar oleh waktu? Atau sebaliknya apakah Anda merasa bahwa Anda mempunyai cukup banyak waktu sehingga merasa terlalu santai? Kita akan bersama mempelajarinya dalam pelajaran ini.
1. Bacalah Filipi 1:19-26. Bagaimana pendapat Paulus mengenai masa lalu, masa kini dan masa mendatang?
2. Paulus dapat menghabiskan hari-harinya dengan meratapi masa lalunya yang buruk (menjadi penganiaya pengikut Kristus). Menurut Anda, mengapa ia tidak melakukannya?
3. Paulus dapat juga menghabiskan waktunya dengan membayangkan hidupnya yang akan datang di sorga bersama Kristus. Apa yang menyebabkan ia berhenti melakukannya?
4. Berdasarkan nasihat Paulus dalam Filipi 1:19-26 ini, bagaimana Anda memandang masa lalu, masa sekarang dan masa mendatang?
Semakin tinggi karir seseorang, semakin besar probleem yang dihadapi untuk mempunyai waktu yang cukup dan semakin perlu untuk mengutamakan aktivitas yang benar-benar penting dan harus dilakukan. Ketika Dwight D. Eisenhower mengatur pekerjaannya dengan baik sehingga hanya persoalan yang benar-benar penting dan mendesak yang ada di atas mejanya, ia menemukan bahwa keduanya jarang terjadi pada saat bersamaan. Ia menemukan bahwa masalah yang benar-benar penting jarang menjadi hal yang mendesak dan masalah yang paling mendesak jarang menjadi yang penting. — Ted Engstrom and R. Alec Mackenzie, Managing Your Time.
1. Bacalah Matius 25:1-13.
2. Gadis-gadis bodoh memilih menyia-nyiakan waktu yang diberikan. Menurut Anda apa akibatnya?
Baik gadis bijaksana dan gadis bodoh mengambil keputusan atas hal-hal yang tidak mendesak dan penting pada saat itu. Apa keputusan mereka?
3. Dapatkah Anda melihat bagaimana gadis-gadis bijaksana memanfaatkan waktu mereka untuk hal yang penting? Apa akibatnya?
4. Seringkali kita lebih suka mengerjakan hal-hal yang mendesak dan penting daripada hal-hal yang tidak mendesak dan penting. Dapatkah Anda menunjukkan apa akibatnya bagi kita?
Waktu-waktu yang kita jalani akan berdampak pada masa kekekalan nanti. Kadangkala berdiam diri untuk merenungkan arah hidup kita lebih berharga daripada bekerja keras tanpa arah yang jelas. Dengan berdiam diri di hadapan TUHAN kita melihat dengan baik apakah waktu-waktu yang kita gunakan akan menghasilkan sesuatu yang kita bawa dalam kekekalan nanti.
1. Bacalah Filipi 3:12-21. Bagaimana Paulus menentukan prioritas waktunya sehingga bermanfaat nanti pada masa kekekalan?
2. Dapatkah Anda melihat bahwa waktu yang TUHAN berikan kepada kita sangat menentukan masa depan pada perumpamaan 10 gadis di atas? Apa hubungannya dengan kekekalan?
1. Misalkan Anda mengetahui bahwa satu bulan lagi Anda akan dipanggil pulang ke surga. Buatlah 10 rencana penting yang harus Anda lakukan selama satu bulan tersebut. Urutkan berdasarkan prioritas yang dikerjakan terlebih dahulu.
Bagi Anda kegiatan di atas adalah hal-hal yang penting dan mendesak, mengingat kesempatan hanya satu bulan.
2. Dari daftar di atas apakah Anda melihat hal-hal yang penting yang belum Anda lakukan (ditunda)? Buatlah perencanaan untuk melakukananya sesegera mungkin, meskipun untuk saat ini bagi Anda bukan hal yang mendesak (karena Anda beranggapan bahwa kita tidak akan dipanggil dalam satu bulan ke depan).
3. Cobalah untuk mendata seluruh kegiatan yang Anda lakukan selama satu bulan terakhir ini, buatlah prioritas dan cobalah untuk menghilangkan kegiatan-kegiatan yang tidak penting.